RIAU POS (Bangun
Negeri Bijakkan Bangsa)
PRO-ROKAN HULU (Negeri
Seribu Suluk)
RIAU POS
SENIN 30 Oktober 2009
DPRD
Kabpaten Rokan Hulu selaku mitra pemerintah daerah pada tahun 2010 mendatang
mengupayakan untuk menciptakan pusat pertumbuhan di 16 Kecamatan yang ada di
Rokan Hulu , dalam artian pemerintah Kabupaten Rohul bersama-sama Legislatif
akan mengoptimalkan potensi daerah berupa sumber daya alam dan peningkatan
sumber daya manusia dimasing-masing kecamatan yang ada .
Sehingga dengan adanya pusat pertumbuhan
yang disesuaikan dengan potensi yang ada di Kecamatan Rokan Hulu, dapat
melahirkan sebuah kebersamaan pembangunan saling berkopetensi, dengan demikian
pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah, terjadi pemerataan di 16
kecamatan .
pihak
eksekutif dan legislative Rohul harus bersama-sama dan satu tujuan,
merealisasikan pembangunan pusat pertumbuhan sesuai poensi yang ada dikecamatan.
Bila upaya itu berhasil, maka lahir lah sentral pertumbuhan ekonomi yang
berdampak kepada kesejahteraan masyarakat,” ungkap anggota komisi III DPRD Kabupaten
Rohul Ismail Hamkaz S.Ag M.Si kepada Riau Pos ahad (29/11).
Menurutnya untuk menciptakan pusat
pertumbuhan pembangunan di Kecamatan DPRD Kabupaten Rohul akan berupaya dengan
harapan perencanaan pembangunan itu masuk kedalam kebijakan Umum Anggaran (KUA)
dan Flafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD Rohul Tahun 2010 .
Kita melihat selama ini, pembangunan
yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah belum terjadi pemerataan pembangunan,
sehingga hanya terlihat didaerah-daerah tertentu yang menjadi prioritas kedepan
ini bagaimana pembangunan di 16 Kecamatan di Rohul tercipta pusat pertumbuhan
pembangunan dan ekonomi dengan memberdayakan potensi yang ada serta peningkatan
yang ada serta peningkatan SDM, kata politisi dari partai Hanura ini .
Ismail menyebutkan DPRD Kabupaten Rohul
sangat menyambut baik telah terlaksananya program otonomi daerah yang
dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan memberikan batuan Alokasi Dana Desa
(ADD) setiap desa yang ada di Rohul didalam APBD Rohul sangat membantu dalam
peningkatan pertumbuhan pembangunan dengan adanya pemberdayaan terhadap
masyarakat, kita melihat bantuan ADD yang diberikan pemerintah daerah disetiap desa
yang diploy Rp.250 – 400 juta, belum
mampu untuk menumbuhkan pusat pertumbuhan yang ada dipedesaan tapi yang harus dipikirkan harus ada tindak
lanjut dan Program ADD itu, , “ujarnya
Ismail menghimbau kepada pemerintah
Kabupaten Rohul untuk meningkatkan pengawasan
terhadap penggunaan bantuan ADD yang diberikan kedesa setiap tahunnya
dimana setiap tahun harus dievaluasi
jangan hanya melihat SPJ. Yang diberikan oleh pihak kedesa , tapi sejauh
mana manfaat dari program pembangunan yang dilaksanakan oleh kepala desa itu .
Bantuan ADD sangat sensitive harus
ditingkatkan pengwasanya, karena kita tau saat ini ada sejumlah kepala desa
yang diperiksa karena penyimpangan dalam penggunaan ADD Fraksi Hanura untuk
melakukan pengawasan terhadap program ekonomi daerah termasuk pembangunan yang
kini dilaksanakan oleh pemerintah daerah kata Ismail (Epp).






