- Selamat datang di website resmi Luhak Kepenuhan, Negeri BERADAT -                                                                                                                         - Adat bersendikan Syarak, Syarak bersendikan Kitabullah -                                                                                                                        -Adat Luhak Kepenuhan mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Adha 1435 H... Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. -                                                                                                                        - Website ini masih dalam proses pelengkapan data (by: admin)-

Pemkab Rohul Diminta Lestarikan Peninggalan Kerajaan Kepenuhan

  • Diposting oleh Unknown
  • di Senin, Juli 29, 2013 -
Riauterkini-KEPENUHAN - Dua daerah di Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, masih membutuhkan polesan pembangunan dari pemerintah setempat karena alokasi pembangunan ke desa tersebut masih dinilai sangat minim. Menurut anggota DPRD Rohul, Ismail Hamkaz SAg,MSi, dua desa yang masih membutuhkan polesan dari Pemkab Rohul yaitu Desa Kepenuhan Barat Sei Rokan Jaya dan Kelurahan Kepenuhan Tengah. Daerah sekitar 1 kilometer dari Kantor Camat Kepenuhan tersebut dinilai masih tertinggal dari desa lain. Padahal daerah ini dahulunya merupakan kawasan pusat pemerintahan Kerajaan Kepenuhan Datuk Merah Daduo Darah Putih. 

Hal tersebut dibuktikan adanya areal makam yang dipercaya sudah ada sejak tahun 1801 lampau. Selain itu, tambah Ismail, ada beberapa peninggalan di lokasi ini seperti makam Raja-Raja Luhak Kepenuhan, Benteng Gundukan Tanah, Meriam Luhak Kepenuhan, serta benda pusaka lain. Jika akan datang marabahaya di daerah tersebut, pusaka ini dipercaya akan mengeluarkan cahaya seperti gumpulan api. "Masyarakat Kepenuhan juga sering berziarah ke pemakaman tersebut. Ini sudah menjadi satu tradisi adat di Luhak Kepenuhan," kata Ismail, Minggu (30/6/2013). 

Untuk menjaga sejarah dan keberadaan Nogoi Tinga (kampung yang tertinggal.red) tetap dikenang sepanjang massa, tidak sedikit masyarakat datang ke lokasi itu sekedar ziarah, membaca Yasin, Tahlil, berdoa, dan lainnya. Salah seorang tokoh masyarakat setempat Bakhtiar AH bergelar Datuk Bondaro Sakti menjelaskan, kampung ini merupakan asal muasal masyarakat Luhak Kepenuhan dan sudah menjadi tanggung jawab masyarakat setempat untuk ikut melestarikan dan mengembangkan potensi di lokasi bersejarah tersebut.

"Kita akui lokasi itu masih jauh dari apa yang diharapkan. Semoga ke depan untuk pengembangan dan pelestarian lokasi serta potensi segera terlaksana," harap Bondaro Sakti. Sementara, seorang warga setempat, H. Umi Karim mengakui banyak yang datang ke lokasi tersebut bukan saja masyarakat Kepenuhan dan sekitarnya, tapi banyak masyarakat luar daerah yang berziarah ke sana.***(zal)

Author

Ismail, S.Ag, M.Si

Seluruh kontent dan artiket di website ini dilindungi oleh Undang-Undang, Dilarang mongcopy atau memperbanyak tanpa izin pemeggang hak cipta.